Part 6
Kreeeeeeeek... (terdengar suara pintu)
Pada saat suara pintu berbunyi Justin dan Sheila yang semula sedang kissing dengan saling bertindihan, langsung sontak kaget dan berdiri sambil merapikan pakaian dan rambut masing-masing. Pada saat Sheila dan Justin menengok ke samping ternyata itu adalah Scooter, Usher, Kenny, dan Pattie. Sheila kaget banget dia gak nyangka dia bisa ketemu orang-orang tersebut secara langsung dan tanpa diduga-duga. Sheila mulai merasa lemas pada kakinya dan pandangan Sheila pun mulai kabur akhirnya Sheila pingsan. Untung saja Justin dengan sigap dan cepat memegangi Sheila sehingga shiela tidak sempat jatuh ke lantai.
Justin ngerasa senang bangeeet soalnya dengan pingsannya Sheila dia pasti gak akan sempet diomelin. Justin juga ngerasa takut banget kalo ternyata selama dia kissing dengan Sheila, Usher, Scooter, Kenny, dan Pattie sempat melihat. Justin sempet ngelamun karena mikirin itu, tiba-tiba lamunan Justin terpecah karena Usher menepuk pundaknya Justin dan berkata
Usher: “OMG, what happen to her?” dengan suara perduli
Justin: “maybe she was shock because she meets you all in person!”
Usher: “oh… um okay Justin go ahead bring her to my bedroom!”
Justin: “WHAT? Your bedroom?” dengan suara kaget
Usher: “NO JB, I’m just kidding! Haha” sambil tertawa
Karena Pattie denger tentang Sheila mau diletakkan dikamar siapa akhirnya Pattie menyarankan agar Sheila diletakkan dikamarnya saja.
Pattie: “Justin! Bring Sheila to my bedroom! That’s a good choice!”
Justin: “ah? Why mom? I wanna bring her to my bedroom” dengan suara ngelak
Pattie: “NO!” dengan suara membentak dan Pattie terlihat marah pada saat itu
Justin: “okay mom -_-” dengan muka sedih, sambil menggotong Sheila menuju kamar pattie.
Setelah sampai dikamar Pattie, Justin langsung meletakkan Sheila ditempat tidur dan mengelus pipi Sheila. Justin memperhatikan wajah Sheila yang berkulit putih, berhidung mancung, bibirnya yang berwarna pink, dan rambut Sheila yang tergerai panjang berwarna coklat. Pada saat Justin memperhatikan wajah Sheila dengan sangat dalam, Justin berbicara dalam hati “Sheila you are the best girl I’ve ever had! You are more beautiful, more nice, more everything than Caitlin. I promise I will never make you upset and I will never let you go. I’ll always protect you as much as I can and I’ll always try to makin’ time for you because you are so special Sheila! You are the third girl in my heart after my mom and Jazzy, and you are so important to me! I LOVE YOU” Justin pun mengecup kening Sheila dengan sangat lembut, setelah itu dia meninggalkan Sheila dan membiarkannya tetap pingsan dikamar Pattie. Justin langsung berjalan menuju kamarnya, ternyata dikamar Justin sudah ada Kenny yang sedang bermain video game sambil duduk di sofa yang berwarna dark purple milik Justin. Dengan wajah yang agak sinis, Kenny pun langsung memulai pembicaraan.
Kenny: “hey Justin!” wajah muram
Justin: “yoo, why you look so angry?”
Kenny: “no, I’m not! I just want to talk something important with you”
Justin: “what? Tell me! Tell me!” suara bersemangat
Kenny: “um before I open the door, I saw you and Sheila are kissing down the floor and I really shock when I saw that because that’s the first time I saw you kiss a girl”
Justin: “HAH? WHAT THE HELL? Are you really sure you saw we both kissing?” dengan nada kaget
Kenny: “yeah because the window was still opened, so I can saw you”
Justin: “OMG I’m so embarrassed, I’m sorry Kenny please don’t tell this to anyone!”
Kenny: “that’s okay Justin”
Justin: “hey what about Usher, Scooter, and my mom? Did they saw me?”
Kenny: “they didn’t saw you!” dengan nada memberi hiburan
Justin: “OH GOD THANK YOU VERY MUCH” sambil sujud-sujud (bayangin)
Setelah mereka selesai mengobrol, bercanda, dan bermain video game. Justin ketiduran sambil megang stick xbox ditangannya. Kenny pun mengambil stick xbox itu dari tangan Justin dan meletakkannya dimeja dimana xbox itu diletakkan. Setelah itu Kenny pun mengangkat Justin untuk memindahkannya ke tempat tidur.
Pattie masuk kekamarnya dan pattie pun melihat Sheila yang masih pingsan. Pattie pun mencoba untuk membangunkan Sheila
Pattie: “Sheila, honey wake up!” sambil menepuk-nepuk pipi Sheila
Setelah beberapa menit pattie mencoba membangunkan Sheila, akhirnya Sheila pun bangun
Sheila: “where is it?” sambil megangin kepala karena Sheila merasa pusing
Pattie: “hey, you are in my room” sambil senyum
Sheila: “hah? Pattie?” dengan suara kaget
Pattie: “yeah I’m Justin’s mom”
Sheila: “ah I just can’t believe!” dan Sheila pun memeluk Pattie
Pattie: “um honey I want to talk something so important to you!”
Sheila: “what? Okay tell me!” sambil melepas pelukannya
Pattie: “um I think Justin is really fall in love you, just because of you, he forget about anything even Caitlin. he was forget about Caitlin after he knows you. And he choose you to be his girlfriend, and now I wanna ask you! Did you really love my son? You don’t mean to use him right?” dengan nada yang serius
Sheila: “of course I love your son with all my heart, I never thought I will fall in love with your son like this, but this love is pure from my heart, I promise I will never make him upset because I love him” dengan nada menyentuh
Pattie: “okay don’t broke your promise hon because I believe in you” sambil senyum dan meluk Sheila
Sheila: “okay um”
Pattie: “oh yeah you can call me mom!”
Sheila: “ah okay mom” dengan nada gembira
Keesokan paginya sekitar jam 08.00 Pattie sudah bangun dan dia melihat kearah samping, dia kageeet karena Sheila sudah gaada Sheila menghilang. Karena panik akhirnya Pattie langsung membuka pintu kamarnya dan langsung berteriak “SHEILAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
Karena suara teriakaan Pattie terlalu keras Justin pun terbangun akhirnya Justin keluar kamar dan bertanya
Justin: “hey mom, your voice is disturbing me!” dengan suara orang ngantuk (bayangin)
Pattie: “Justin! Where is Sheila?” dengan nada panik
Justin: “hah? SHEILA? She was slept with you last night! Aahh where is her!”
Pada saat itu Justin ikutan panik dia sampe garukgaruk kepala dan mondar-mandir. Karena Justin terlalu panik sehingga pas dia mondar-mandir itu dia kepeleset dan kepala Justin pun terbentur dinding.
JEDUUGG *suara kepala Justin terbentur dinding
Justin: “aaahhh it’s sick mooooom”
Pattie: “aah Justin makanya jangan petakilan” sambil megangin kepalanya Justin
Justin: “sorry mom I’m too much worry”
Pattie: “okay but you alright?”
Justin: “yeah I’m alright!”
Tiba-tiba ada suara cewe nyanyi One Time suara itu lembut banget “your world is my world, and my fight is you fight, my breath is your breath, and your heart”
Justin dan Pattie sama-sama mendengar suara tersebut dan Justin pun memutuskan untuk turun tangga dan Pattie pun mengkutinya dari belakang.
Pas mereka sampai dibawah ternyata itu adalah Sheila yang sedang menyiapkan sarapan pagi sambil bernyanyi, dimeja makan pun sudah tersedia banyak makanan yang Sheila siapkan.
Justin: “aahh Sheila my princess! You serving all of this?”
Sheila: “yes I am” dengan senyuman
Justin: “aah your smile is killing me!” (sumpah ini Justin lebay)
Sheila: “hahaha you are so funny Justin!”
Tiba-tiba Pattie langung ikutan nimbrung dan menanyakan sesuatu
Pattie: “sheila kenapa kamu tiba-tiba menghilang?”
Sheila: “sorry mom I don’t mean to make you worries, I just want to serve a breakfast for my mom and my boy” dengan senyuman
Pattie: “oh, that’s okay tapi jangan kaya gitu lagi ya lain kali kamu bilang dulu soalnya kamu bikin kita panik”
Sheila: “okay!”
Pattie: “oke kalian berdua disini aja yaa mom mau mandi, JUSTIN! Inget jangan macem-macem!”
Justin: “OKAY MOM!” sambil hormat (y)
Karena Justin daritadi emang udah ngerasa gemes sama Sheila gara-gara Sheila ngomong “my boy” akhirnya Justin langsung meluk Sheila dari belakang (bayangin)
Justin: “I GOT YOU MY BUNNY!”
Sheila: “what? Haha I love you Justin!”
Justin: “ah I love you too” sambil nyium kening Sheila
Akhirnya mereka berdua pun sarapan dan selama sarapan itu Sheila bener-bener salting karena Justin ngeliatin dia terus, dan sesekali Sheila mengatakan “stop starring at me Justin! You make me like I’m in the juicer!” dan Justin pun selalu tertawa pada saat Sheila mengatakan kata-kata tadi.
Setelah mereka selesai sarapan Sheila langsung bergegas ke kamar pattie, dan pada saat dia sampai dia melihat handphone nya sedang berdering pada saat Sheila melihat ke hp nya ternyata “homie” yang menelfonnya dan Sheila pun sudah yakin kalo orang rumahlah yang menelfonnya. Akhirnya Sheila pun mengangkatnya
Sheila: “yaaa”
Bi Emma: “non dimana? Ko gak pulang semalem? Non saya cariin, tadinya saya mau nyari non kerumah Justin Bieber itu tapi saya gak jadi soalnya saya udah ngantuk, jadi saya nelfon non aja.”
Sheila: “oh iya gapapa bi, aku dirumahnya Justin ko. Oia bi gaada temenku yang nelfon kerumah kan? Pokoknya siapapun orangnya yang nanyain tentang aku, jangan pernah bilang aku lagi main dirumah Justin dan jangan pernah bilang kalo Justin itu tinggal disebelah rumah kita!”
Bi Emma: “oke deh non!”
Sheila: “oke bi aku sebentar lagi pulang kerumah ko!”
Bi Emma: “oke non!”
Sheila pun menekan tombol merah pada hp nya, setelah itu dia berbalik badan ternyata selama dia berbica ditelfon Justin ada dibelakangnya dan mendengarkan semua percakapannya dengan Bi Emma, Justin pun bertanya
Justin: “who’s Emma?”
Sheila: “she’s my house maid”
Justin: “oh, um why you said you don’t want anyone else know about my house?”
Sheila: “because I don’t want you to move from this house, I don’t wanna be far with you”
Justin: “awww you are sweet”
Sheila: “aww Justin” sambil senyum
Setelah mereka mengobrol sambil saling ber-flirty akhirnya Sheila bilang ke Justin kalau dia harus pulang
Sheila: “Justin I should go home now!”
Justin: “but I still miss you!”
Sheila: “me too, tapi aku takut orang rumah khawatir!”
Justin: “um okay, oia aku boleh main dirumahmu?”
Sheila: “BOLEEEHH!!! Eh tapi kamu gak sibuk hari ini?”
Justin: “ngga aku free! Kalo aku ada kesibukan pasti Kenny udah bangunin aku pagi banget”
Sheila: “oh okay, oia kamu mandi dulu yaa aku tungguin!”
Justin: “okeee, oia kamu mau ikut?” sambil ngedipin mata
Sheila: “aaahh Justin apaan siiihh” dengan suara imutnya Sheila
Justin: “hahahaha okay wait for me ya shawty”
Sheila: “okay”
Sheila pun menunggu Justin sambil menunggu Justin, Sheila memainkan hp nya dan membuat beberapa status di twitternya
“waiting him”
“ah I just can’t believe I slept at his house last night”
Status Sheila banyak sekali yang nge-RT beberapa temannya menanyakan “kamu nginep dirumah siapa tadi malem?” untungnya Sheila pinter ngeles akhirnya Sheila jawab “I’m in my uncle house, I miss him soo much long time no see him”
Setelah kurang lebih 20 menit Sheila menunggu Justin mandi, akhirnya Justin pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan t-shirt putih dan celana jeans pendek yang agak sobek-sobek plus rambut Justin yang masih agak basah.
Sheila: “WOOOOWW you look so cool I’m freezing!”
Justin: “haha let me hug you!”
Sheila: “noo I’m just kidding :p”
Justin: “haha okay let’s go to your house!”
Sheila: “okay!”
Sheila dan Justin menuruni tangga sambil bergandengan, Pattie yang sedang makan di meja makan merasa sangat senang karena melihat Justin dan Sheila yang terlihat sangat bahagia berdua. Pattie pun merasa curiga karena Justin berpakaian gak seperti biasanya, dan Justin pun terlihat habis mandi, Pattie pun menanyakannya
Pattie: “Justin, where will you go?”
Justin: “sheila’s house! Can i?”
Pattie: “of course you can!”
Justin: “yeeesss!!!!” sambil nyium pipi Pattie
Pattie: “um Sheila are your parents home? Because I wanna meet them!”
Sheila: “sorry mom, they’re so busy they are not home!”
Pattie: “oh that’s okay maybe next time”
Sheila: “okaaay”
Justin: “okay byee mom!!!”
Justin langsung menggandeng Sheila dan langsung merangkul Sheila, mereka berdua berlari menuju rumah Sheila, setelah mereka sampai kebetulan pintu rumah Sheila tidak terkunci akhirnya Sheila pun langsung membuka pintu rumahnya. Pada saat Justin dan Sheila masuk ke rumah, Bi Emma langsung menghampiri mereka berdua
Bi Emma: “akhirnya non pulang juga!”
Sheila: “iya bi! Oia kenalin ini pacar aku!” dengan suara santai
Justin: “I’m sheila’s boyfriend” sambil senyum ke bi emma
Bi Emma: “oh yea I’m a house maid in this house!”
Justin: “oh okay!”
Sheila: “bi tolong buatin Justin minum yaa”
Bi Emma: “oke non!”
Sheila langsung mengajak Justin ke ruang TV pada saat sampai diruang TV Justin langsung duduk di sofa yang warnanya ungu, itu adalah sofa Sheila maksudnya sofa kesayangan Sheila. Sheila ngerasa seneng banget sofa kesayangannya bias diduduki oleh orang yang dia sayang. Akhirnya Sheila pun memutuskan untuk mandi
Sheila: “Justin kamu tunggu disini ya sekarang gantian aku mau mandi”
Justin: “oke aku tunggu kamu disini ya sambil nonton TV”
Sheila: “okaaaaaaay”
Sheila pun pergi kekamarnya dan dia mandi.
Justin pun menyalakan TV nya dan mulai menikmati acara TV tersebut, tidak lama kemudian Bi Emma datang membawakan milk shake strawberry dan Justin mengatakan “thank you” setelah hampir setangah jam Justin menunggu Sheila, Justin merasa dia butuh untuk menyusul Sheila, akhirnya Justin pun memberanikan dirinya untuk menaiki tangga rumah Sheila dan setelah sampai lantai atas, Justin menemukan sebuah pintu yang berwarna ungu, dan dari situlah Justin tau kalo itu kamar Sheila, Justin tidak mengetok pintu kamar tersebut, Justin langsung membuka pintu kamarnya dan ternyata kamar itu tidak dikunci. Pada saat Justin membuka Justin kaget sekali dan dia sampai bilang “WHAT THE HELL? AAAAAA”
TO BE CONTINUED
No comments:
Post a Comment