Part 8
Pada saat Justin membuka pintu kamarnya dia kaget sekaget-kagetnya karena dia melihat ada beberapa orang yang sedang memindahkan barang-barang yang ada dirumahnya kedalam truck yang sudah terparkir didepan rumah Justin. Justin sangat panik, yang tadinya Justin mau langsung sarapan mendadak mulas dan pergi kekamar mandi sambil berlarian.
Setelah beberapa menit dikamar mandi Justin pun keluar dan sudah ada Kenny, Usher, Scooter, Pattie yang sedang berdiri menunggu Justin keluar. Karena Justin merasa aneh akhirnya Justin menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan rumah mereka.
Justin: “hey what happen to our house? Kenapa semua barang2 dipindahin ke truck?”
Kenny: “kita harus pindah dari rumah ini secepatnya Justin” dengan suara sedih
Usher: “ya kita harus cepat pindah karena paparazzi sudah mulai banyak berdatangan dan mencoba mencari celah dari rumah ini, karena dia tau kamu tinggal dirumah ini.”
Scooter: “semua ini emang salah kita, kita kurang waspada sama paparazzi yang selalu mengintai dimana pun itu”
Justin: “kita pindah? Sheila gimana?” dengan mata berkaca-kaca
Pattie: “maaf Justin, ini semua bukan kemauan kita semua tapi ini semua karena terpaksa, kalau bukan karena paparazzi kita pasti akan tetap tinggal disini”
Justin: “ini semua salahku” Justin menangis
Semuanya langsung heran dan memandang Justin dengan pandangan yang keliatannya seperti marah
Pattie: “salah kamu? Maksusdnya apa Justin?”
Justin: “ini semua salahku, semuanya salahku” tangisan Justin semakin meledak
Kenny: “what? Ini salahmu? Maksud kamu apa Justin?”
Scotter & Usher: “coba kamu jelasin ke kita pelan-pelan, mungkin kalo kamu ngejelasin kita bisa menunda kepindahan kita dari rumah ini”
Akhirnya Justin menjelaskan semua kronologi ceritanya dari pertama sampai akhir ke Scooter, Usher, Pattie and Kenny.
Justin: “jadi ceritanya aku main kerumah Sheila terus aku ngajak dia dinner tapi ke McD yang di ujung jalan sana, aku sama sheila perginya naik skateboard. Pas dijalan aku denger suara kamera bunyi pas aku nengok itu ternyata paparazzi dan aku langsung bawa Sheila cepet2 ke gang yang sempit untuk ngumpet. Setelah itu aku gatau lagi paparazzi itu kemana, aku juga gatau dia udah sempet ngambil gambarku atau belom” Justin cerita dengan suara sedih
Kenny: “terus kamu pulang kerumah lagi naik apa? Naik skateboard juga?”
Usher: “iya Justin kamu naik apa? Kamu gak takut masih ada paparazzi yang ngintai kamu?”
Justin: “untung aja pas pulang Sheila nelfon supirnya untuk jemput kita berdua, yaudah deh I’m save”
Scooter mikir kalo ini semua garagara Sheila soalnya semenjak Sheila deket sama Justin, Justin itu jadi agak sedikit gak perduli sama karir nya sebagai penyanyi, Justin jadi sering meng-cancel setiap jadwal manggung jadi Justin itu kebanyakan libur. Makanya deh gak heran kalo twitter jadi rame garagara Justin pun jarang ngetweet, buka twitter nya aja Justin gapernah gimana mau ngetweet-_- banyak beliebers yang kangen sama Justin.
Scooter: “oh jadi garagara Sheila? Kalo gitu kita semua jadi pindah hari ini!”
Justin: “HAH?” dengan muka panik dan pipi Justin memerah *bayangin yaa
Pattie: “scoot? Kenapa kamu menyalahkan Sheila? Dia gak ada sangkut paut nya sama masalah ini! Ini semua memang salah Justin tapi Sheila gak ada urusan apaapa disini”
Scooter: “maaf pattie tapi semenjak Justin kenal sama Sheila, Justin jadi males untuk manggung dimanamana, dia sudah meng-cancel banyak sekali jadwal world tour nya!”
Pattie gak percaya sama apa yang dikatakan scooter karena pattie mengira selama ini Justin memang sedang libur
Pattie: “HAH? Benar itu Justin?” dengan suara kecewa
Justin: “aku memang yang membatalkan semua konser tersebut tapi bukan karena sheila, aku membatalkannya karena aku manusia biasa mom, aku butuh istirahat, aku ingin seperti anakanak remaja normal lainnya.”
Scooter: “tapi kamu tetap tidak professional Justin!”
Pattie: “mom ngerti kamu ingin punya waktu cukup untuk liburan, tapi lihat Justin kamu mempunyai fans yang banyak! Mereka merindukanmu dikonser, bahkan dunia twitter pun mencarimu! Tadi malam mom buka twitter dan banyak sekali yang menanyakan kabar kamu ke mom! Mom gabisa jawab apaapa, mom hanya bilang kamu sibuk. Kamu benerbener gak kangen twitter? Kamu inget apa yang terakhir kali kamu tweet?”
Justin: “nggak mom” dengan suara lesu
Pattie: “kamu nge-tweet ‘bye guys good night’ dan itupun 2 minggu yang lalu”
Justin: “maaf mom bukannya aku mau melupakan twitter bahkan fans ku semua itu salah! Aku hanya ingin.. aku hanya ingin…”
Scooter: “hanya ingin apa Justin? Hanya ingin menghabiskan waktu mu dengan cewe sebelah rumah?”
Justin: “HER NAME IS SHEILA!” Justin teriak
Scooter: “I DON’T CARE!” sambil meninggalkan Justin dan Pattie
Pattie akhirnya menjelaskan baik-baik kepada Justin, kalo selama ini sikap dia itu salah.
Pattie: “Justin kecilku..”
Justin: “ya mom?” sambil nangis
Pattie: “mom tau kamu mencintai Sheila dengan setulus hatimu, tapi kamu jangan mementingkan dirimu sendiri, kamu punya fans nya sangat banyak Justin! Mana janji mu tentang ‘I will cure a bieber fever’ mereka semua terjangkit bieber fever dan hanya kamu yang bisa menyembuhkannya doctor bieber” sambil mengusap air mata Justin
Justin: “I love you mom” sambil meluk pattie
Pattie: “I love you too honey, okey sekarang kamu minta maaf sama scooter atas semua kesalahan mu hari ini ya!”
Justin: “tapi gimana nasib Sheila mom? Kita beneran pindah hari ini? Please mom jangan pindah dulu! Satu hari lagi aja kita tinggal disini yayaya” dengan puppy face nya Justin
Pattie: “mom gabisa memutuskan apaapa kalo masalah itu kamu tanya scooter ya”
Justin: “okay mom, I’ll ask him now!”
Justin langsung lari keatas dan dia berteriak-teriak “SCOOTER SCOOTER” akhirnya Justin menemukan scooter yang sedang bermain laptop dikamarnya yang sudah kosong karena barangbarang nya sudah dipindahkan kedalam truck.
Justin: “scoot?”
Scooter: “what do you want?” suara jutek
Justin: “weeess scoot galak amat!” suara ngeledek
Scooter: “kalo kamu mau ngomong cuci muka dulu! Aku gak suka liat mata mu yang sembab itu! Masa laki-laki nangis!”
Justin: “aku kan manusia biasa punya hati jadi bisa nangis” dengan suara ngeledek
Scooter: “sudah sana cuci muka dulu”
Akhirnya Justin kekamar mandi untuk cuci muka tapi karena baju Justin kesiram air yang penuh diember atas wastafel yaudah akhirnya Justin sekalian mandi deh.
Setelah beberapa menit Justin mandi dia langsung pergi lagi kekamar scooter.
Justin: “hey scooter I’m back and I look so fresh right?”
Scooter: “ko kamu lama sekali Justin?”
Justin: “hey look at me!”
Scooter: “ooohhh…” sambil ngeliatin Justin dari atas sampe bawah
Justin: “scoot ayolah jangan ngambek kaya gitu! Aku mau minta maaf yaaa atas semua kesalahanku, kecerobohanku, kenakalanku, kemalasanku, dan keegoisanku selama ini. Jujur aku merindukan saat-saat dimana aku bisa seperti dulu, bermain sepuasnya yaa seperti anakanak remaja normal lainnya lah. Tolong scoot jangan salahkan Sheila tentang semua masalah ini. Masalah paparazzi itu memang aku yang salah, aku yang ceroboh mengajak Sheila makan malam di McD dan naik skateboard untuk menuju kesana. Maafin aku scoot, please kita semua jangan pindah dari rumah ini, aku gak bisa jauh dari Sheila”
Scooter: “yaa aku memaafkan mu Justin, tapi maaf kita memang benarbenar harus pindah dari rumah ini, kamu harus liat keluar sana! Siapa yang ada diluar?”
Justin langsung lari menghampiri jendela dan dia melihat keluar dengan tatapan yang sangat ternganga-nganga karena diluar sudah ada sekitar 5 paparazzi yang sedang memotret keadaan rumah Justin.
Justin: “OMG SCOOT THERE’S SO MANY PAPARAZZI OUT THERE!!”
Scooter: “ada berapa orang mereka?”
Justin: “sekitar 5 orang, scoot gimana ini?”
Scooter: “yaaa terima nasib ajalah” sambil menghela nafas
Justin: “scoot aaahh aku gak mau pisah sama Sheila”
Scooter: “kita udah gak bisa ngapa2in lagi Justin, akibatnya itu bisa fatal kalo kita masih tetap tinggal dirumah ini!”
Justin: “fatal?”
Scooter: “yap, kalo fans kamu ada yang tau kamu tinggal disini gimana? Kamu mau rumah ini dikepung banyak sekali beliebers?”
Justin: “HELL NOOO!!”
Scooter: “nah makanya itu kita harus cepet2 pindah dari rumah ini”
Justin: “satu hari lagi aja kita dirumah ini ayolaaaah”
Scooter: “hhmm, karena barang2 juga masih banyak yang belom diangkut, yaudah kita semalam lagi tinggal disini”
Justin: “HAH? BENERAN?” dengan suara hyper Justin
Scooter: “yeah Justin ;)”
Justin: “aahh thank you scooter, you are the best manager ever!!!” sambil meluk scooter terus pergi sambil lari menuju kamarnya
Setelah Justin sampai dikamarnya dia langsung tiduran di sofa ungu nya sebentar setelah itu dia melihat kearah luar jendela, sebuah mobil jaguar ungu dengan foto Justin Bieber disisi kanan dan kiri mobil tersebut. YAP tidak lain itu adalah mobil Sheila yang sedang menuju pulang.
Justin: “nah itu Sheila dia pasti baru pulang sekolah sekarang kan jam 12 siang” sambil ngelirik jam “aku kerumah dia sekarang ah”
Pada saat Justin turun tangga dia ngeliat ada Kenny yang sedang mengkunci semua jendela yang ada dirumah sambil menutupi nya dengan kain.
Justin: “Kenny? Ngapain ditutup semua?”
Kenny: “tadi ada paparazzi yang mencoba mengambil gambar foto didalam rumah ini makanya aku langsung menutup semuanya”
Justin: “yaah aku mau ke rumah Sheila gimana dong?”
Kenny: “AHA aku punya ide!! Ayo ikut aku!”
Kenny mengajak Justin kekamarnya dan Justin dipakaikan baju yang sangat aneh dengan topi bundar yang sangat besar sampai2 muka Justin tidak terlihat. Akhirnya Justin keluar dari kamar Kenny dengan baju aneh tersebut.
Justin: “Kenny! Are you sure?”
Kenny: “yes I’m sure! If you really want to go to sheila’s house”
Justin: “yesss I really want to go to her house!”
Kenny: “okay bring your phone! Answer it if I call you ya”
Justin: “okay byeee” sambil lari keluar
Justin keluar rumahnya dengan tampang biasa, paparazzi pun sama sekali tidak memperdulikannya karena paparazzi itu tidak sadar. Dan Justin pun agak kesusahan dengan baju anehnya itu.
Akhirnya Justin pun sampai didepan rumah Sheila dan Justin pun mengetok pintu rumah Sheila *KNOCK… KNOCK…* tumben banget yang buka pintu nya itu Sheila. Pas Sheila buka pintu rumahnya dia refleks langsung teriak, tapi Justin akhirnya langsung masuk aja kerumah Sheila dan mendorong Sheila masuk juga.
Sheila: “HEY WHO THE HELL ARE YOU?”
Justin: “it’s me Justin” sambil ngebuka topi
Sheila: “JUSTIN? I miss you so much!” langsung meluk Justin
Justin: “I miss you too hon! Bantuin aku ngelepas baju ini dong please”
Sheila: “kamu ko pake baju kaya gini? Sama topi apa itu gede banget!” sambil ngebantuin Justin ngelepas baju
Justin: “aku sedang menyamar”
Sheila: “HAH? Menyamar? Sebagai apa? Kamu lagi mau main ya?”
Justin: “ngga aku ngga main, aku menyamar dari semua paparazzi yang ada didepan rumahku”
Sheila: “WHAT? PAPARAZZI?” sambil teriak
Justin: “sssttt.. jangan berisik!”
Sheila: “oia maaf Justin hehe”
Justin: “ya semenjak kita ke McD itu paparazzi jadi sering ada didepan rumahku”
Sheila: “yaah terus kalo kamu ketauan sama mereka gimana? Nanti kamu pindah rumah” dengan suara sedih
Justin: “hah? Ngga itu gamungkin!” Justin terpaksa bohong
Sheila: “tapi kalo lamalama paparazzi tau publik juga akan tau, para fans kamu juga akan tau mereka pasti akan mengepung rumah kamu Justin”
Justin: “udah kamu gausah mikirin itu ya yang penting kan aku sama kamu sekarang” sambil meluk Sheila dan mencium kening Sheila
Sheila: “I love you Justin”
Justin: “I love you too shawty”
Setelah mereka selesai berpelukan, tibatiba Justin langsung memegang wajah Sheila dengan lembut dan mendekatkan wajah Justin ke wajah Sheila, yap mereka kissing.
Sheila: “um Justin” sambil melepaskan ciuman itu
Justin: “yea why? I miss you so much Sheila, let me kiss you again”
Justin langsung mendekatkan wajahnya kembali kewajah Sheila dan mereka kissing lagi. Setelah selesai mereka berdua berpelukan sangat erat sekali Justin sempat membisikkan katakata ke Sheila “I will be yours forever, and you will be mine forever no matter how far we are” Sheila pun menjawab katakata Justin dengan mencium pipi Justin.
Sheila: “Justin kita fotofoto lewat webcam di macbook ku yuk!”
Justin: “okay let’s go shawty!”
Sheila: “okay come on!” sambil narik tangan Justin naik tangga kekamar Sheila
Akhirnya mereka berdua pun sampai dikamar Sheila, Justin dan Sheila langsung duduk dikarpet ungu berbulu yang ada dikamar Sheila
Justin: “mana macbook mu?”
Sheila: “oia diatas meja, sebentar ya Justin aku ambilin dulu!”
Justin: “okaaay”
Sheila: “naah ini dia”
Justin: “okay give it to me!”
Justin langsung mengambil macbook Sheila dan membukanya. Pas dibuka wallpaper macbook nya Sheila adalah foto pas Justin shirtless lagi cuci mobil didepan rumah nya, yep Sheila mengambil foto itu diam2 tanpa sepengetahuan Justin.
Justin: “Sheila, is it me?” sambil nunjuk ke gambar dirinya
Sheila: “yea that’s you! cool right? I took that picture that night after we both playing water together, you still remember?”
Justin: “of course I remembered! That was the first day we met”
Sheila: “yeaaah”
Justin langsung meluk Sheila pada saat itu, Justin sempet mau nangis karena dia benerbener gatega banget mau ninggalin Sheila.
Sheila: “Justin…”
Justin: “ups sorry you can’t breath?”
Sheila: “nope haha you just hug me sooo tight”
Justin: “haha that’s make you warm right?”
Sheila: “yeah I love the way you kiss me and hug me like that, I love you sooo much Justin”
Justin: “love you more more more more and more Sheila” sambil ngelus wajah Sheila
Sheila: “okeey ayoo kita fotofoto!”
Justin: “okaaay ;)”
Mereka berdua pun fotofoto sampe banyak banget gak kerasa saking keasikan foto nya mereka sampe berfoto 300 kali. ckck banyak banget-_-
Karena Sheila dan Justin sudah samasama bosan akhirnya Sheila mengajak Justin bermain xbox, mereka pun bermain xbox sambil tertawatawa dan tanpa disadari mereka main xbox sampai malam. Sheila pun menguap, dan Justin bertanya
Justin: “Sheila kamu ngantuk?”
Sheila: “hhmm iya aku ngantuk banget” sambil nguap
Justin: “hhmm tapi kan kamu belom makan? Mau aku ambilin makanan?”
Sheila: “kamu mau ngambilin?”
Justin: “iya aku ambilin yaa kita makan berdua aja”
Sheila: “iyaa maumau” dengan suara semangat
Justin pun keluar dari kamar Sheila dan dia turun kebawah menuju dapur, disitu ada bi emma yang kebetulan sedang buat makan malam.
Justin: “bi emma…”
Bi emma: “j-j-j-j-justin?” suara gugup
Justin: “iya bi, aku boleh minta makanannya ga? Soalnya Sheila belom makan?”
Bi emma: “i-i-i-i-iya udah bibi siapin itu di meja”
Justin: “oke makasi ya bi”
Bi emma: “loh Justin gak makan juga?”
Justin: “ngga aku berdua aja sama Sheila”
Bi emma: “hah? Oh iya yaudah gapapa”
Justin: “okay bi makasi” Justin langsung meninggalkan bi emma sambil membawa makanan ke kamar Sheila.
Bi emma benerbener gugup banget pas tau kalo seorang Justin Bieber ada disampingnya mengajak ngobrol dirinya. Karena bi emma mikir Justin itu bintang ternama jadi dia agak speechless deh. LOL
Justin pun sampai dikamar Sheila, dan Sheila pun lagi menonton tv.
Justin: “here it is princess” sambil menghampiri Sheila membawakan makanannya
Sheila: “aaaaahh makasi ya Justin! Kamu gak makan?”
Justin: “ngga aku udah kenyang tadi sebelum kesini aku kan udah makan”
Sheila: “ah itu kan tadi siang, ayolah kamu makan!”
Justin: “ngga usah sayang, kamu makan aja aku suapin ya?”
Sheila: “aah beneran?” dengan nada ragu
Justin: “iyaa beneran. Ko kamu keliatannya ragu sih? Aku kan pacar kamu jadi aku wajar dong suapin kamu”
Sheila: “hehe iyaaaa… makasi yaa Justin”
Justin: “iyaaa samasama shawty”
Justin pun menyuapi Sheila sambil bercanda, akhirnya makanan Sheila pun habis. Dan Justin menaruh piringnya dimeja deket pintu kamar Sheila.
Justin ngerasa heran karena Kenny belom menelfonnya sejak sore tadi. Justin mikir ini kesempatan yang sangat bagus karena dia masih bisa lebih lama lagi bersama Sheila.
Karena Sheila merasa sangat ngantuk sekali, Sheila pun bilang kalo dia mau langsung tidur…
Sheila: “Justin…”
Justin: “iya kenapa Sheila?”
Sheila: “aku ngantuk banget”
Justin: “um oke aku temenin kamu sampe kamu tidur yaa”
Sheila: “ngga aku gamau kamu cuma nemenin aku sampe aku tidur, aku mau kamu nemenin aku sampe besok pagi”
Justin: “maksud kamu?”
Sheila: “kamu nginep disini yaa Justin… pleaseee aku kangen banget sama kamuu”
Justin: “uuumm as you wanted shawty, aku akan nginep disini”
Sheila: “tapi kamu udah bilang sama mom pattie?”
Justin: “um itu sih urusan gampang gausah dipikirin”
Sheila: “beneran nih? Tapi nanti kalo kamu dicariin gimana?”
Justin: “ngga sayang, kan aku udah bilang aku main dirumah kamu”
Sheila: “oh okedeh”
Justin langsung selimutin Sheila dan Justin pun tidur di sofa yang ada dikamar Sheila, sofa tersebut warna nya ungu juga lhoo sama kaya yang dikamar Justin :)
Sheila ngeliat kalo Justin tidur di sofa nya dan Sheila pun manggil Justin…
Sheila: “justin… kamu ko tidur disitu?”
Justin: “kan aku harus menghargai princess ku” dengan suara sweet khas Justin
Sheila: “tapi aku mau kamu peluk aku”
Justin: “aku juga mau peluk kamu, tapi…”
Sheila: “ayolaaah kamu tidur disebelahku aja, tapi janji jangan ngapa2in yaa”
Justin: “um okay… iya aku janji gak akan ngapa2in karena aku cinta kamu”
Justin pun langsung pindah tidur sebelah Sheila, pada saat mereka tidur Justin memeluk Sheila dari belakang. Mereka pun tidur nyenyak dengan saling berpelukan pada malam itu…
Keesokan pagi nya sekitar pukul 5 pagi Justin terbangun dan dia langsung membuka macbook Sheila, dia menuliskan sebuat katakata yang lumayan panjang.. dan dia menyimpannya didalam macbook tersebut, Justin menangis pada saat mengetik katakata tersebut tapi dia akan tambah menangis kalo dia sama sekali gak memberikan kepastian kepada Sheila…
Justin pun menutup kembali macbook Sheila dan menaruhnya ditempat semula, Justin langsung duduk ditepi tempat tidur Sheila sambil memandangi wajah Sheila yang masih tertidur, Justin mencium kening, pipi, dan bibir Sheila dengan perlahan karena dia takut Sheila akan terbangun. Justin benerbener gak bisa nahan air matanya pada saat dia mencium Sheila karena dia tau, dia akan pindah ditempat yang jauh dan mungkin dia gaakan pernah bisa lagi ketemu Sheila…
Akhirnya Justin pun menguatkan diri untuk bangun dari duduknya. Justin pun meninggalkan rumah Sheila pada pukul 6 pagi tanpa diketahui satu orang pun dirumah Sheila…
Pada pukul 8 pagi Sheila terbangun dia kesiangan banget dan akhirnya dia memutuskan untuk ngga sekolah pada hari itu, dan dia sadar kalo Justin udah gaada disampingnya, Sheila kanget banget pada saat itu dan tibatiba hp nya berdering tanda sms masuk.. sms itu dari Justin dan isinya adalah “good morning princess.. sorry I didn’t wake you up before I go, because I don’t want to disturb your sleep. I know you’re so tired after chillin out with me even tough just playing in your bedroom. Um it’s so hard to say this but please check your note in your macbook. Hope you understand and I LOVE YOU SO MUCH”
Sheila kaget banget pas baca sms dari Justin, Sheila mendadak langsung degdeg-an dan akhirnya dia langsung cepet2 ngambil macbook nya dan membaca isi note dari Justin. Judul dari note itu adalah “From Justin To Sheila…” Sheila mendadak nangis pada saat membaca note tersebut dari Justin….
Sementara Sheila menangis karena membaca note dari Justin, Justin pun menangis didalam pesawat yang ditumpangi nya sekarang bersama Pattie, Kenny, Usher, dan Scooter. Pesawat itu akan membawa Justin jauh sekali dari Sheila… Justin sama sekali gak dikasih tau kemana pesawat itu akan mendarat. Semuanya dirahasiakan sama scooter…
TO BE CONTINUED
No comments:
Post a Comment